Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

 


Iklan

 


 


 


Presiden Jokowi Intruksikan Kepala Daerah Antisipasi Kekeringan dan Gelombang Panas untuk Jaga Pangan dan Inflasi

Redaksi
Friday, June 14, 2024
Last Updated 2024-06-14T12:44:34Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Pasang Iklan Disini

 


JAKARTA | SUARAGLOBAL.COM - Presiden mengingatkan seluruh pihak untuk mewaspadai tantangan di masa depan terkait isu perubahan iklim dan ketahanan pangan. Peringatan ini diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2024, di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (14/06/2024) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti peringatan dari Sekretaris Jenderal PBB António Guterres yang menyebut bahwa dunia sedang menuju 'neraka iklim'.


“Kita harus tetap waspada, hati-hati tidak boleh lengah. Tantangan ke depan tidak mudah. Saya kira Bapak-Ibu semuanya sudah mendengar warning dari Sekjen PBB bahwa dunia menuju pada neraka iklim. Ngeri. Neraka iklim. Suhu akan mencapai rekor tertinggi lima tahun ke depan, hati-hati,” kata Presiden di hadapan gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia.


Presiden menambahkan bahwa dalam satu tahun terakhir, Indonesia telah mengalami gelombang panas. Suhu ekstrem juga tercatat di negara lain seperti India yang mencapai 50 derajat Celcius dan Myanmar yang mencapai 45,8 derajat Celcius.


Jika situasi ini dibiarkan, menurut Food and Agriculture Organization (FAO), pada tahun 2050 dunia akan menghadapi kekeringan yang berujung pada kekurangan pangan. Oleh karena itu, Presiden menekankan pentingnya mengantisipasi kekeringan dan gelombang panas yang dapat berdampak pada produksi pangan dan inflasi.


“Artinya apa? Jangan main-main urusan kekeringan. Jangan main-main urusan gelombang panas. Larinya nanti bisa ke inflasi. Begitu stok tidak ada, produksi berkurang. Produksi berkurang stok tidak ada, artinya harga pasti akan naik. Otomatis itu. Hukum pasar memang seperti itu,” jelas Presiden.


Untuk mengantisipasi rentetan masalah tersebut, Presiden telah menginstruksikan Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan TNI untuk memasang pompa-pompa air. Setidaknya, imbuhnya, sekitar 20 ribu pompa akan dipasang di daerah-daerah produksi pangan, terutama daerah penghasil beras.


“Saya cek kemarin di Jawa Tengah sudah masuk pompanya 1.400, tapi akan tambah lagi, terutama daerah-daerah produksi. Akan saya cek di lapangan, sehingga betul-betul saat kering karena El Nino nanti di beberapa wilayah mungkin di bulan Juli sudah mulai, mungkin yang masuk ke Agustus, September, Oktober kita siap, sehingga produksi tidak turun. Itu golnya kenapa dipasang pompa,” imbuhnya.


Selain pemasangan pompa, pemerintah dalam 10 tahun memiliki target membangun 61 waduk dan bendungan. Hingga saat ini, sudah 43 waduk dan bendungan yang diresmikan. Namun, sambungnya, pembangunan waduk dan bendungan memerlukan sistem irigasi yang baik, termasuk saluran primer, sekunder, dan tersier agar air sampai ke sawah sehingga meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan.


Presiden juga menekankan pentingnya penerapan teknologi untuk meningkatkan produksi pada sektor pertanian dan perkebunan. “Sekarang adalah eranya teknologi, eranya smart system. Utamanya yang di kabupaten kita harus bisa meng-upgrade sistem perekonomian kita menjadi smart agriculture, terutama untuk unggulan-unggulan yang ada di daerah kita masing-masing,” ujar Presiden.


Presiden juga mengajak untuk mengundang investasi dalam membangun industri pengolahan agar nilai tambah dari setiap produksi pertanian dan perkebunan meningkat. “Bangun juga sistem distribusi yang terintegrasi. Ini sudah dilakukan sekarang oleh RRT. Sehingga betul-betul sistem distribusinya terintegrasi betul. Saya kira kalau koordinasi pusat dan daerah bisa berjalan, apa yang tadi saya sampaikan akan bisa kita lakukan,” pungkasnya. (Anta).


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Banner