Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

 


Iklan

 


 


 


Nasabah di Bangkalan Bacok Pegawai FIF Group Akibat Kesalahpahaman

Redaksi
Monday, June 17, 2024
Last Updated 2024-06-17T10:24:22Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Pasang Iklan Disini

 



Laporan: Ninis Indrawati


BANGKALAN | SUARAGLOBAL.COM – M.Ahsanul Wahyu (35), pegawai FIF Group Cabang Bangkalan, menjadi korban pembacokan oleh nasabahnya, Edi Setiawan (30), di Kelurahan Kemayoran, Bangkalan. Insiden yang terjadi pada Jumat (14/6) sekitar pukul 12.10 WIB ini bermula dari kesalahpahaman terkait pembayaran cicilan.


Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Anggrek, Kelurahan Kemayoran. Wahyu yang berasal dari Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Sampang, mendatangi rumah Edi untuk menagih sisa uang cicilan yang dianggap belum dibayar penuh. Wahyu marah karena uang yang disetor Edi hanya setengah dari jumlah yang seharusnya.


Edi Setiawan awalnya berusaha mengajak Wahyu duduk di teras rumah untuk berbicara baik-baik. Namun, Wahyu yang marah besar terus berteriak di depan rumah Edi dan bahkan menantang Edi untuk duel. Ketidakmampuan Edi dalam meredam emosi Wahyu berujung pada tindakan nekat mengambil celurit dari dalam rumahnya.


Hasil penyidikan menunjukkan bahwa Edi sebenarnya sudah membayar penuh cicilannya. Ia menyerahkan Rp 800 ribu langsung kepada Wahyu, sementara sisanya dititipkan kepada teman Wahyu. Namun, Wahyu tidak mendapatkan informasi dari temannya tentang uang tersebut, sehingga terjadi kesalahpahaman.


"Pelaku sudah kami amankan pasca kejadian," jelas Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Saputro. Setelah mengambil senjata tajam, Edi langsung menghampiri dan membacok kepala bagian belakang Wahyu. Akibat kejadian tersebut, Wahyu mengalami luka serius di kepala bagian belakang dan kini tengah menjalani perawatan di RSUD Syamrabu.


Polres Bangkalan telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. "Pelaku kami amankan dan sekarang dalam proses penyidikan," tambah AKP Heru.


Seorang rekan kerja Wahyu membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa korban memang seorang pegawai FIF Group dan saat ini tengah dirawat di rumah sakit. "Korban memang benar pegawai FIF Group dan saat ini tengah dirawat di rumah sakit," ucapnya.


Foto hasil layar tangkap dari CCTV warga sekitar memperlihatkan momen-momen kritis sebelum pembacokan terjadi, memberikan gambaran betapa cepatnya situasi berubah menjadi kekerasan.


Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang baik dan penyelesaian masalah secara damai, serta dampak dari emosi yang tidak terkendali. (*)


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Banner