kabin delta airlines

Suaraglobal.com – Pramugari maskapai penerbangan Delta Airlines memukul penumpangnya dengan botol, karena penumpang ingin buka pintu persawat.

Pesawat Boeing 767-300 itu terpaksa mendarat kembali dua jam setelah terbang karena seorang penumpang berusaha membuka pintu darurat pesawat itu.

Menurut FBI, insiden itu berawal ketika Joseph Daniel Hudek IV (23) asal Tampa, Florida berjalan menuju pintu darurat pesawat yang berada di bagian depan kabin penumpang dan mencoba membukanya.

Melihat hal tersebut, kru kabin berusaha mencegah perbuatan berbahaya Hudek yang berujung pada pergumulan dengan pemuda yang menjadi penumpang di kelas satu itu.

Namun, melumpuhkan Hudek bukan persoalan mudah. Pemuda itu berulang kali memukul kru kabin dan penumpang yang berusaha mencegahnya membuka pintu darurat.

Bahkan setelah seorang pramugari memukul kepala Hudek dengan menggunakan botol anggur, Hudek tetap melanjutkan perlawanan.

Pemuda itu akhirnya bisa dilumpuhkan dan diikat setelah beberapa penumpang ikut bergabung membekuk Hudek. Namun, dia masih sempat menurunkan gagang pintu darurat pesawat.

FBI tidak membeberkan apa yang menyebabkan pemuda itu mengamuk. FBI hanya menyebut, Hudek meminum segelas bir tetapi tak menunjukkan tanda-tanda mabuk.

Namun, dalam pergumulan dengan kru dan penumpang Hudek terdengar berteriak-teriak.

“Kalian tak tahu siapa saya?” teriak Hudek.

Akibat masalah itu, pilot memutuskan untuk kembali ke bandara dan dua penumpang dirawat akibat wajah mereka luka terkena pukulan Hudek.

Hudek kemudian dihadirkan di pengadilan Seattle, Washington dengan dakwaan melakukan kekerasan terhadap kru penerbangan.

Jika dakwaan ini dianggap terbukti, maka Hudek terancam hukuman penjara maksimal selama 20 tahun.

Insiden ini terjadi beberapa pekan setelah seorang pria Turki mencoba masuk ke dalam kokpit penerbangan American Airlines jurusan Los Angeles-Honolulu.

LEAVE A REPLY