SuaraGlobal.com – Memang betul bahwa Blackberry sudah berkali kali digosipkan akan meninggalkan bisnis ponsel karena tak juga mampu bangkit. Namun belakangan ini isu itu muncul kembali yang dipicu oleh langkah WhatsApp dan Facebook yang akan meninggalkan platform BlackBerry.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, WhatsApp dan induk perusahaannya Facebook akan menghentikan dukungan pada OS BlackBerry, termasuk BlackBerry 10, di pertengahan tahun ini. Tentu ini adalah suatu hantaman yang cukup keras bagi divisi bisnis handset BlackBerry.

Tahun ini juga, BlackBerry berencana hanya merilis ponsel berbasis Android mendampingi Priv. Dipastikan bahwa takkan ada handset OS BlackBerry model baru yang keluar.

Tapi sampai kini, handset Android itu belum juga rilis. Padahal, kabar menyebutkan handset Android baru BlackBerry akan diperkenalkan di arena Mobile World Congress Februari kemarin di Barcelona.

Daniel Chan, analis industri dari TD Securities menilai mungkin saja ada perubahan strategi dari CEO BlackBerry, John Chen. Bisa jadi salah satunya adalah akan meninggalkan divisi handset yang tak juga membukukan keuntungan.

“Tidak hanya raibnya model baru BlackBerry 10, namun hilangnya dua aplikasi mobile paling populer bisa saja berarti akhir riwayat BlackBerry 10,” kata Chan.

Bagaimana dengan nasib ponsel Android yang diwakili Priv? Sepertinya juga akan suram karena sampai sekarang BlackBerry belum juga mengungkap berapa jumlah penjualannya. Dan di pasar kunci seperti Indonesia pun, Priv belum juga dipasarkan.

CEO BlackBerry John Chen beberapa waktu lalu pernah menyatakan akan meninggalkan bisnis ponsel jika tak juga menguntungkan. Langkah itu masuk akal dan akan membuat BlackBerry fokus pada bisnis software enterprise yang lebih menjanjikan bagi vendor asal Kanada itu.

 

LEAVE A REPLY