wu jing

ENTERTAINMENT – Mungkin dia seorang pasukan super di layar lebar dan sukses semalam, ini bukan berarti Wu Jing adalah pria yang tidak bisa merasakan lelah.

“Satu hal yang saya dambakan adalah tidur malam yang nyenyak,” ucap sutradara, penulis naskah, produser, dan bintang utama dari film aksi “Wolf Warriors 2”.
Film berdurasi 121 menit, yang berhasil menjual tiket sebanyak 5,6 Miliar Yuan dan terus bertambah, ini merupakan jawara Box Office untuk film Mandarin. Film Wu Jing berhasil menggeser film Stephen Chow “The Mermaid”, yang sebelumnya duduk manis di posisi pertama dengan pendapatan 3,39 Miliar Yuan.

“Satu kota per hari, dan 10 bioskop di tiap kota. Tur promosi ini seperti siksaan; Anda tak dapat membayangkannya disini,” ucap pria 43 tahun itu dalam sebuah wawancara sebelum premiere film di Hong Kong.

“Untungnya, hari ini (8/9) adalah hari promosi terakhir untuk “Wolf Warriors 2”.”

Sementara kesuksesan yang luar biasa dari film ini meninggalkan gambaran mental tentang dirinya berenang di lautan uang, Wu Jing tidak membesar-besarkan.

“Setiap jurnalis yang saya temui bertanya: Apakah saya punya target box office? Apakah saya ingin memecahkan rekor 6 Miliar Yuan? Apakah ini memungkinkan? Saya sama sekali tidak tahu,” ucapnya.

“Dari tanggal 27 Juli, jam 8.01 pagi (ketika film tayang di Tiongkok), “Wolf Warriors 2” bukan lagi milikku.”

“Tapi sebelumnya, harganya tak ternilai bagiku. Ini adalah hasil karya 1,700 orang. Dua puluh dua orang tergigit dan lumpuh sebagian karena digigit laba-laba di Afrika. Tangan seseorang digigit seekor singa. Yang lain mendapat todongan pistol di kepalanya. Kami telah membuat banyak pengorbanan (untuk film ini).”

Melihat ke belakang, Wu Jing memilih momen ketika pendapatan “Wolf Warriors 2” mencapai angka 800 juta Yuan – itu lah saat dimana dia balik modal – sebagai momen paling bahagia.

“Banyak rekan dan teman yang membantuku dalam proyek ini. Ketika menyelesaikan misiku, saya tidak lagi berutang budi kepada siapapun. Saya tidak suka berutang pada orang lain. Pada momen itu, saya merasa lega. Dan setelahnya, pendapatan Box Office terus naik dan naik.”

Wu Jing memilih Hong Kong sebagai pemberhentian terakhirnya karena ‘mimpinya dimulai disana’. Ia kemudian mengungkapkan daftar orang-orang yang ingin ia ucapkan terima kasih.

Hampir seluruhnya merupakan orang-orang penting di dunia perfilman Hong Kong. Mereka termasuk Chang Hsin Yen, yang memberinya peran akting pertama di tahun 1996, kemudian Yuen Woo Ping, Chan Tat Chi “Uncle Ba”, Paco Wong yang membantunya mendapatkan kontrak pertama, sineas Dennis Law, Wilson Yip, Benny Chan, dan Cheang Pou Soi.

“Sedikit banyak, “Wolf Warriors 2” adalah caraku membalas mereka. Ini adalah pekerjaan rumahku. Secara teknis, mereka (sebagai sutradara) jauh lebih baik dariku. Saya hanya mendapatkan momen yang pas.”

Perjalanan Wu Jing belum berakhir. Ia masih memiliki tekanan, bagaimana menduplikasikan kesuksesan “Wolf Warriors 2” di sekuel ketiga dan yang terakhir. Naskah film untuk trilogi “Wolf Warriors” telah digarap mulai dari 10 tahun lalu, Wu Jing menghadapi tantangan yang cukup besar menyesuaikan naskahnya hari ini.

“Apa yang harus saya lakukan di “Wolf Warriors 3”? Saya belum punya ide,” ucapnya. “Saya tidak bodoh – saya tahu saya harus membuat beberapa seri. Tapi apakah orang-orang tidak akan bosan?”

“Yang sekarang diketahui, naskah untuk film ketiga sudah berusia 10 tahun. Dunia telah berubah, begitu juga dengan situasi politik dan negara Tiongkok. Beberapa negara telah mengganti pemimpin mereka beberapa kali. Naskahku tidak lagi valid. Saya harus mengubahnya. Satu hal yang pasti ada adalah aspek kekeluargaan dan sentimen Nasional. Saya berutang pada penonton, menyajikan resolusi asmara (antar dua protagonis) di film “Wolf Warriors” pertama.”

 

[GLOBAL]

 

LEAVE A REPLY